AKU BINATANG JALANG
(Terpancar dari antologi Chairil Anwar 1943)
Aku Binatang Jalang, Yang hatinya membatu
Seperti gunung kering, Yang tiada seurat rumput
Yang mulutnya pahit hempedu, Hembusannya berapi
Membara membakar, hangus !
Yang lidahnya terjelir-jelir, Bisanya ular tujuh lautan, Membelit sang durjana, hancurlah!
Aku Binatang Jalang, Yang kepalanya keras
Berpusar-pusar dalam rambutnya, Terkatup telinganya
Durhakalah !
Yang tangannya panjang, Mencuri merampas
Segala yang nyata, Berpinar di mata, Kehormatan, Harta
Aku Binatang Jalang, Yang penyakit hatinya, tebal
Busuk baunya, Dengki, hasad hatinya, Mati jiwanya, Liar nafsunya,
Serakah !
Menceroboh, lobang anak-anak kecil dan siapa saja
Yang liar ganas, Memukul membelasah, Isteri dan anak tak berdosa
Aku Binatang Jalang, Yang hanya inginkan
Hatijiwanya membuai terbang melayang
Dalam ghairah shahdu, Dari yang beku, yang cair dan yang berasap
Yang boleh melupakan, Segala kekusutan
Yang membelenggu, Walau pedihnya, Tak pergi pergi
Aku Binatang Jalang, Yang rakus pada harta
Yang dikikis dikaut dari yang tak berdaya
Seperti ingin membawanya, Terus bahagia ke lubang kubur
Di mana zakatnya, di mana sedekahnya, derma ? prihatin ?
Ahh…Penipuan, Rasuah!
Aku Binatang Jalang, Yang bermuka-muka
Macam talam, Yang dua mukanya
Yang manis mulutnya masam duburnya
Yang menghantuk kepala manusia lain
Lalu ketawa hahahahahaha!
Aku Binatang Jalang, Yang membunuh,
Menggugur, Membuang anaknya
Yang kabur rabun buta, Yang tak terpandang darah ditangannya
Berlumuran merah
Menitik tik…tik!
Aku Binatang Jalang, Yang disumpah menjadi raksasa
Yang menjadi lanun di Selat Melaka, Yang menjadi raja bersiong di Langkasuka
Yang meracun di air, Meludah di mana-mana
Membuang merata-rata, Tak salah katanya
Tak reti adat, Tak reti baso!
Aku Binatang Jalang, Pukullah aku
Hukumlah aku, Deralah aku
Garilah aku, Rejamlah aku biar mati, Biar
Walau yang berkeliaran lainnya, Adalah sama
Binatang jalang !
Astaghfirullahalazim, Astaghfirullahalazim, Astaghfirullahalazim
Ashaduanlaillahaillallah, Waashaduannamuhammadarasullullah
Aku ini Binatang Jalang, Dari Jenis yang terbuang
Aku ingin hidup lagi, Jadilah aku manusia mulia,
Ya Allah!
Zulkifli Mohamad, Kuala Lumpur, 31 Ogos 2004



